Skip to content

Referensi Penggunaan APBD

Agustus 18, 2009

PSSI akan mengeluarkan rancangan pembiayaan klub sepak bola sebagai referensi bagi klub yang menggunakan dana APBD. Referensi ini adalah “penangkal” problem multitafsir terkait Permendagri yang melarang penggunaan APBD untuk sepak bola.

Rancangan pembiayaan klub tersebut akan disebar ke seluruh klub Liga Super dan Divisi Utama melalui situs resmi klub. Rancangan itu memuat standar kebutuhan klub dalam belanja pemain, akomodasi, konsumsi, serta pembiayaan lain yang bersifat realistis.

Seluruh isi rancangan pembiayaan klub tersebut bertujuan memacu pengelolaan klub secara transparansi dan profesional.

“Setelah surat rancangan pembiayaan klub ini lahir, kami yakin tidak akan terjadi penghamburhamburan dana APBD dalam sepak bola di Indonesia. Semua pengeluaran klub sudah diatur secara rasional dan sesuai kebutuhan,” kata Direktur Kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI) Joko Driyono.

Joko menambahkan, PSSI ataupun BLI tidak berhak melarang klub menggunakan APBD selama dana terebut dipakai dalam batas kebutuhan yang wajar.

Namun, PSSI juga tidak boleh dibatasi oleh Mendagri dalam merancang kompetisi sepak bola nasional secara profesional.

Sumber: Ligasupernews.

Iklan
4 Komentar leave one →
  1. Agustus 18, 2009 1:08 pm

    Ayo dong, sepak bola kita lebih mandiri. Jangan dompleng melulu sama APBD 🙂
    Hidup sepak bola Indonesia…

  2. Agustus 18, 2009 1:37 pm

    betul, APBD itu candu mematikan yang menghancurkan sepakbola Indonesia

  3. Agustus 19, 2009 6:21 am

    Saya rasa sepakbola kita bisa maju,dengan lebih baik melakukan manajemen

  4. syukriy permalink*
    Agustus 19, 2009 8:17 am

    “PSSI juga tidak boleh dibatasi oleh Mendagri dalam merancang kompetisi sepak bola nasional secara profesional”

    Kalimat ini perlu ditapahami dengan bijak. Depdagri tidak pernah mengatur PSSI, kok. Yang diatur oleh Depdagri adalah penggunaan APBD, meskipun menurut saya juga kurang tepat. Bukankah Pemda sudah otonom dalam pengelolaan keuangannya?

    Sebaiknya Depdagri hanya memberikan persyaratan kepada daerah jika ingin mengalokasikan anggaran untuk klub sepak bola daerah. Misalnya:

    Boleh mengalokasikan untuk klub sepak bola jika:

    1. anggaran pendidikan sudah 20% dan anggaran kesehatan 10%;
    2. Tidak lagi terdapat masyarakat miskin lebih besar dari 10% jumlah penduduk;
    3. Pertumbuhan ekonomi daerah tahun sebelumnya minimal 2%;
    4. Pertumbuhan penduduk selama 3 tahun terakhir maksimal 1%;
    5. dll.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: