Skip to content

PSSI Batasi APBD

Agustus 18, 2009

Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengungkapkan, standarisasi pendanaan klub musim depan sudah diberlakukan. Klub diberi kesempatan menggunakan APBD antara Rp 12 hingga 17 miliar setahun.

“Kami harus mengatur pembiayaan klub dari APBD. Mereka tidak boleh melebihi jumlah anggaran yang sudah diputuskan. Pembiayaan klub non-APBD tidak dibatasi karena mengacu kepada prinsip industri sepak bola,”

“Secara mendasar yang dibatasi peruntukan APBD-nya, bukan nilai kontrak pemain,”

“Kami berharap klub tidak lagi jor-joran menggunakan APBD. Anggaran dibatasi Rp 12 miliar sampai Rp 17 miliar untuk memenuhi akuntabilitas klub dan parameter audit,”

“Klub akan diaudit oleh Liga pada setiap akhir musim. Mereka yang terbukti melanggar aturan tersebut akan dikenai sanksi administrasi,” jelas Nurdin Halid.

Ketergantungan klub terhadap APBD masih tinggi. Persija Jakarta musim lalu menghabiskan anggaran Rp 25,5 miliar dan semuanya bersumber dari APBD. Dari jumlah total itu, Rp16,83 miliar masuk pos pembiayaan pemain. Bambang Pamungkas dibanderol Rp 1,37 miliar, sedangkan Abanda Herman diberi gaji Rp 1,31 miliar semusim.

Sumber: Ligasupernews.

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. Agustus 18, 2009 12:28 pm

    Layak kita tunggu, sejauh mana peraturan ini mampu merubah wajah sepakbola Indonesia.

  2. syukriy permalink*
    Agustus 18, 2009 1:04 pm

    Selaku Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid memang bisa berbicara seperti ini. Namun, harus dipahamai bahwa mekanisme pengelolaan keuangan daerah (baca: APBD) tidak sama dengan di dunia privat. Pemda tidak akan berani mengalokasikan dana untuk klub sepak bola sepanjang larangan dari Pemerintah Pusat tidak dicabut.

    Bagi Pemda, PSSI bukanlah pihak yang memiliki kekuatan untuk mengatur keuangan Pemda. Jadi, tidak ada gunanya Nurdin Halid mengatakan batasan dan standardisasi dana untuk klub yang bersumber dari APBD kecuali untuk mencari popularitas belaka.

    – Bukankah pembatasan seperti ini justru akan menghambat klub untuk tumbuh dan berkembang menjadi klub besar dan kaya?

    – Bukankah banyak Pemda “kaya” yang ingin klub daerahnya berhasil dan rela mengucurkan dana jauh lebih besar dari angka 12-17 M?

    – Lagi pula, bukan kewenangan PSSI untuk mengatur keuangan klub…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: