Skip to content

RS Jiwa Bakal Kebanjiran Caleg Stress

April 6, 2009

Oleh Arief Turatno (Jakartapress.com)

PEMILU hanya tinggal hitungan hari saja, namun kecuali Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Surakarta, Jawa Tengah, rumah sakit daerah lainnya belum terlihat adanya kesiapan untuk menyambut kemungkinan membanjirnya jumlah pasien gangguan jiwa atau stress. Sebagaimana pernah diberitakan Jakartapress.com sebelumnya, RSJ Surakarta telah menyiapkan bangsal khusus dan tenaga professional untuk antisipasi kemungkinan memludaknya penderita kejiwaan setelah Pemilu Legislatif (Pileg), Mengapa?

Bukan rahasia umum lagi bahwa untuk menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota dibutuhkan waktu, tenaga dan uang yang cukup banyak dan besar. Kabarnya, untuk menjadi calon anggota DPRD Kabupaten/Kota sedikitnya seseorang harus mengeluarkan uang sampai Rp 50 juta rupiah. Dan jika ingin jadi, harus mengeluarkan uang sedikitnya Rp 300 juta.

Untuk calon anggota DPRD Provinsi, jumlah uang yang harus dikeluarkan lebih banyak lagi karena setiap calon harus mampu mengakomodasi sejumlah orang yang diharapkan memilihnya, sebagaimana persyaratan yang diatur dalam UU tentang Pemilu. Dan untuk ini uang atau dana yang harus dikeluarkan setiap calon sedikitnya Rp 100 juta dan jika berambisi menangkan Pileg, si calon harus merogoh kantong lebih dalam lagi. Untuk kota-kota besar paling tidak dibutuhkan dana Rp 700 juta sampai Rp 1 miliar.

Bagi calon anggota DPR-RI dan DPD, tentu uang yang dibutuhkan jauh lebih banyak lagi karena si calon harus mampu meraih dukungan yang lebih luas daripada calon anggota legislative provinsi. Kabarnya, uang yang harus tersedia agar dapat terpilih menjadi anggota DPR-RI sekitar Rp1-5 miliar. Dan untuk mendapatkan dana sebesar itu, kebanyakan calon anggota dewan pinjam kepada kenalan, saudara atau pun pengusaha yang mampu diyakinkan bahwa yang bersangkutan pasti akan menang Pileg dan jadi anggota Dewan.

Pertanyaan dan persoalannya adalah mungkinkah mereka akan memenuhi janji, menangkan Pileg sebagaimana yang dikatakannya ketika hendak meminjam dana untuk kampanye dan keperluan lainnya di sekitar Pemilu? Jika kita lihat komposisi jumlah anggota DPR-RI atau kursi legislative yang harus diisi hanya 550 orang (kursi). Nampaknya harapan mereka sangat tipis. Betapa tidak!

Berdasarkan catatan, jumlah calon legislatif untuk DPR RI di Pemilu (Pileg) 2009 sekitar 11.301 orang. Jika yang dibutuhkan atau yang diberi kesempatan mengisi kursi dewan hanya 550 orang. Maka berarti akan ada sekitar 10.751 orang yang dinyatakan gagal untuk menjadi anggota DPR RI. Untuk DPD berdasarkan catatan ada sekitar 1.127 orang calon anggota DPD. Padahal kuota untuk calon anggota DPD hanya diberikan sekitar 132 orang dengan asumsi setiap provinsi diwakili 4 (empat) orang calon anggota DPD. Maka berarti akan ada sekitar 995 orang yang gagal jadi anggota DPD.

Untuk DPRD Provinsi tercatat di Pemilu 2009 ada sekitar 3.910 orang calon anggota Dewan. Jika kita asumsikan setiap provinsi dari 33 provinsi di Indonesia rata-rata 75 anggota Dewan. Maka anggota Dewan yang dibutuhkan untuk 33 provinsi sekitar 2.475 orang. Karena jumlah calon anggota Dewan sekitar 3.910 orang, maka berarti akan ada sekitar 1.435 orang yang gagal menjadi anggota Dewan. Untuk calon anggota DPRD Kabupaten/Kota pasti jumlah yang gagal akan lebih banyak lagi.

Maka dapat dibayangkan, jika lima persen saja calon anggota Dewan yang gagal tersebut terserang stress karena gagal dan tidak mampu mengembalikan uang yang dipinjamnya, dapat dibayangkan, berapa kira-kira jumlah bangsal, tempat tidur, tenaga profesional yang dibutuhkan untuk merawat mereka. Apakah ini sudah dipikirkan? Jawabnya pasti belum. Padahal hari itu sudah semakin dekat, sementara kita masih tenang-tenang saja. (*)

Sumber: http://jakartapress.com/news/id/5012/RS-Jiwa-Bakal-Kebanjiran-Caleg-Stress.jp

Iklan
6 Komentar leave one →
  1. Mas Usup permalink
    April 6, 2009 11:57 am

    Salam berkah,

    mari kita lihat bersama setelah pascapemilu… 🙂

    semoga Indonesia tidak kekurangan RSJ…

    terlepas dari itu semuanya semoga para caleg yang nanti gagal diberikan ketabahan…

    Jadi mulai sekarang setiap caleg harus siap gagal siap menang…

  2. syukriy permalink*
    April 6, 2009 1:27 pm

    @Mas Usup
    Terima kasih atas kunjungannya, mas. Blognya bagus…

  3. April 6, 2009 2:50 pm

    Maka dapat dibayangkan, jika lima persen saja calon anggota Dewan yang gagal tersebut terserang stress karena gagal dan tidak mampu mengembalikan uang yang dipinjamnya, dapat dibayangkan, berapa kira-kira jumlah bangsal, tempat tidur, tenaga profesional yang dibutuhkan untuk merawat mereka. Apakah ini sudah dipikirkan? Jawabnya pasti belum. Padahal hari itu sudah semakin dekat, sementara kita masih tenang-tenang saja.

    Heyyy…kita ya tenang-tenang aja…yang musti mikir mereka dong! Heehehehehe

  4. April 6, 2009 3:21 pm

    Wah gawat neh, caleg memang siap untuk menang tapi gak siap untuk kalah. Gimana gak gila, udah kalah harus mengembalikan uang pinjaman ratusan sampe milyaran rupiah lagi. Gw aja stress mikirnya. 😆

  5. syukriy permalink*
    April 7, 2009 8:06 am

    @Cut, @koetaradja
    Ambisi memang bisa mengalahkan rasio. Mudah2an mental mereka kuat dan kejadiannya tidak seburuk yang kita bayangkan. Amin.

  6. Inyong permalink
    April 14, 2009 10:27 am

    Ngapain harus stress para Caleg..? Kalau nyaleg ngga jadi ya udah.. ibarat kita buka usaha dan rugi, mau diapakan lagi, kalau masih ada modal kita buka usaha lain. Kalau ga ada modal lagi, jadi karyawan aja dulu ngumpulin modal untuk buka usaha 5 th ke depan. Gitu aja koq repot… memang begitulah siklus hidup. Tapi kalau kehabisan duit untuk nyaleg, itu sudah resiko, ngapain harus disesali toh dari awal kita udah niat ngeluarin duit untuk itu….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: