Skip to content

Anggaran Penelitian: Dosen Dituntut Proaktif

November 13, 2008

Media Indonesia, Kamis, 13-11-2008

MEDAN–MI: Dosen diminta agar lebih proaktif dalam mendapatkan alokasi anggaran penelitian menyusul naiknya anggaran penelitian sebesar Rp2,3 triliun pada APBN 2009. “Dosen harus memanfaatkan kenaikan anggaran tersebut sebaik-baiknya karena komitmen pemerintah soal penelitian ini sudah semakin tinggi sebagai upaya menambah kualifikasi dan profesionalisme dosen di Indonesia,” kata Pengamat Pendidikan Universitas Sumatera Utara (USU), Zulnaidi, di Medan, Kamis (13/11).

Pemerintah melalui Depdiknas telah menyiapkan anggaran Rp2,3 triliun untuk riset demi mendukung 10.000 paket riset bagi dosen perguruan tinggi negeri maupun swasta, serta 7.900 paket untuk penelitian dilingkungan LIPI, BPPT, serta badan penelitian dan pengembangan berbagai instansi untuk mencapai agenda riset nasional.

Kenaikan anggaran tersebut sekaligus akan memperingan beban universitas yang selama ini membiayai penelitian para dosen. Menurut dia, selama ini kesulitan dosen untuk melakukan penelitian karena tidak adanya dukungan dana, bahkan tidak sedikit dosen yang menggunakan dana pribadi untuk penelitian.

Sementara untuk biaya hidup saja dosen sudah susah. Bahkan banyak dosen terutama dosen PTS yang mengajar diberbagai tempat untuk memenuhi hidupnya, sehingga tidak sempat memikirkan untuk melakukan riset yang biayanya tidak sedikit.

“Sekarang dengan dana penelitian yang cukup besar, tentunya dosen tidak lagi memikirkan biaya untuk melakukan riset. Untuk itu dosen harus lebih rajin mengajukan proposal penelitian kepada pemerintah,” katanya. (Ant/OL-02)

Sumber: http://mediaindonesia.com/

Iklan
4 Komentar leave one →
  1. November 13, 2008 3:15 pm

    sudah saat nya setiap dosen yang siap dan memiliki kemampuan untuk bergerak di bidang research mempersiapkan diri dan terus untuk mencobanya.

  2. November 15, 2008 6:45 am

    Salah satu kelemahan dosen dalam melaksanan Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah lemahnya dalam penelitian. Umumnya sibuk dengan pengajaran (perkuliahan), meskipun dari sisi “penghasilan” yang diperoleh tidak seberapa. Ini sesuatu yang menyedihkan.

    Alokasi anggaran yang sangat besar ini tentu berita yang menggembirakan bagi para akademisi, khususnya yang memiliki kemampuan dalam penelitian. Kalau mau jujur, mungkin hanya 50% dosen yang paham metodologi penelitian dengan baik.

    Ada dosen yang memiliki kemampuan metodologi penelitian yang baik, tetapi kekurangan ide dan waktu luang karena terpaksa “mengamen” ke PT yang lain. Kalau di Medan dikenal istilah ADOLING atau Asosiasi DOsen keliLING. Hehehe….

  3. November 15, 2008 8:36 am

    Bayangkan bila tidak ada dana penelitian. Apakah berakibat pada tidak adanya riset? Barangkali ini termasuk salah kaprah juga ya.

    Tanpa dana, dosen sangat bisa melakukan riset. Skripsi mahasiswa yang dibimbingnya adalah bagian dari substansi yang diminati oleh sang dosen dan menjadi fokus perhatiannya.

    Saat mahasiswa mulai melakukan penelitian untuk skripsi, maka pada saat itu juga sang dosen melakukan riset dengan sang mahasiswa.

  4. November 16, 2008 11:21 am

    @Rusmanik
    Ada betulnya juga. Mendampingi mahasiswa melakukan penelitian sebenarnya juga bagian dari “penelitian” dosen. Kelanjutan dari hasil penelitian yang diajikan dalam skripsi mahasiswa mestinya dapat berupa artikel yang diterbitkan dalam jurnal.

    Bagi mahasiswa sendiri penerbitan hasil penelitiannya di dalam sebuah jurnal merupakan suatu kebanggaan sendiri, setidaknya menambah item yang bisa dicantumkan dalam curriculum vitae untuk melamar pekerjaan. Sementara bagi dosen, arti pentingnya terletak pada angka kredit yang diperoleh.

    Tak bisa dipungkiri jika dana penelitian merupakan salah satu faktor pendorong dalam melakukan penelitian. Jumlah dana penelitian yang lumayan besar menjadi “penggenap” penghasilan dosen yang masih “di bawah” UMR. đŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: