Skip to content

Musibah: Biro Rektor Unsyiah Terbakar

September 12, 2008

Kerugian Ditaksir Rp 15-20 Miliar

BANDA ACEH – Kantor Pusat Administrasi (KPA) yang populer dengan sebutan Biro Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam, Banda Aceh, Kamis (11/9) sekitar pukul 02.55 WIB, terbakar selama empat jam. Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 15-20 miliar.

Amatan Serambi di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat di lantai tertinggi dari gedung berlantai tiga itu. Tanpa upaya penyiraman, dalam sekejap saja api terus membesar. Beberapa anggota polisi dan satpam gedung itu tampak berlalu lalang dan menengadah ke atas dalam kondisi kebingungan dan panik. Beberapa saat setelah itu, ribuan warga memadati bangunan dan halaman bangunan tersebut, tanpa bisa berbuat banyak. Mereka tak kuasa memadamkan api yang makin berkobar-kobar. Kepanikan mulai sedikit reda ketika dua unit mobil pemadam kebakaran meraung-raung masuk ke halaman gedung tersebut sekitar pukul 03.50 WIB. Saat itu, nyala api tak lagi terperikan dan mulai merembet ke lantai dua. Bahkan, di lantai dua hanya ruang kerja rektor yang tidak terbakar. Selebihnya, termasuk ruang kerja pembantu rektor (purek) I, II, III, dan IV, musnah dilahap api.

Setengah jam kemudian, tiga unit armada pemadam tiba di lokasi kebakaran. Beberapa menit kemudian bertambah lagi. Hingga api dapat dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB, tak kurang dari 12 mobil pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian. Namun, sejauh ini belum diketahui penyebab kebakaran.

Salah seorang satpam Biro Rektor Unsyiah, Saiful (42), mengaku bahwa ia bersama empat rekannya yang sedang bertugas mendengar suara ledakan dari sebuah ruang di lantai tiga gedung. “Ketika itu kami langsung lari dan ternyata api sudah menguasai ruangan. Lalu kami menghubungi aparat Polsek Syiah Kuala,” kata Saiful.

Saiful menambahkan, ruangan yang diduga merupakan sumber terjadinya kebakaran itu baru saja ditinggalkan oleh seorang dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) yang bekerja di ruang bagian Badan Hukum Milik Negara (BHMN). “Selang sepuluh menit beliau ke luar, kami langsung mendengar ledakan disertai kobaran api,” kata Saiful.

Rektor Unsyiah, Prof Dr Darni M Daud MA, yang datang ke TKP saat api masih berkobar mengatakan semua perlengkapan administrasi di lantai tiga biro rektor itu tak sempat diselamatkan. Selama ini, lantai tiga biro tersebut dipakai untuk ruang kepegawaian, ruang sidang, biro perencanaan, dan beberapa ruang lainnya. “Semua perlengkapan seperti komputer dan data di kertas hangus,” terangnya.

Darni, didampingi Pembantu Rektor (Purek I) Prof Samsul Rizal, mengatakan karena semua data yang berharga itu musnah, sehingga kerugian ditaksir antara Rp 15-20 miliar. “Kerugian imaterillah yang paling banyak, karena di lantai tiga itu data semua. Tapi sebagian data ada pertinggalnya di Pusat Komputer Unsyiah,” katanya. Darni belum bisa memastikan penyebab kebakaran gedung yang pada saat kejadian dijaga lima satpam. “Apakah disebabkan oleh korsleting listrik atau api muncul dari AC kami belum tahu,” ujarnya.

Kabag Operasi dan Pengamanan Poltabes Banda Aceh, Ir Muchlis, yang berada di lokasi saat peristiwa mengatakan pihaknya akan menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran. “Nanti kami akan membuat penyelidikan, dalam hal ini termasuk memintai keterangan satpam yang bertugas,” jawabnya.

Beralih ke AAC

Sementara itu, Kepala Humas Unsyiah, Drs A Wahab Abdi MSi, mengatakan pascakebakaran biro rektor, kegiatan rektorat dialihkan ke Gedung Academic Activity Center (AAC) Dayan Dawood yang berada di sebelah kanan gedung biro rektorat yang terbakar. Menurut Wahab, dalam musibah ini pihak Unsyiah kehilangan semua data kepegawaian. “Tak ada yag tersisa dari data kepegawaian, karena kita masih menggunakan sistem manual,” kata Wahab.

Sementara untuk membangun kembali gedung berikut berbagai fasilitas di dalamnya, menurut Wahab, dibutuhkan biaya antara Rp 15 hingga 20 miliar. “Ini rincian kasar oleh seorang sarjana teknik,” kata Wahab.

Tim labfor

Pascakebakaran Biro Rektor Unsyiah, Poltabes Banda Aceh, Kamis (11/9) siang mendatangkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Bagian Kebakaran dari Medan, Sumatera Utara. Tim labfor yang tiba sekitar pukul 12.45 WIB itu, mulai pukul 15.00 WIB bekerja. Mereka menuju ke lokasi kejadian, guna memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan gedung biro tersebut.

Tim Labfor yang terdiri atas dua orang itu dikoordinir AKBP Sodik Pratomo dibantu AKP Hendrik Ginting. “Mereka akan bekerja sampai tengah malam. Kemungkinan besok (hari ini -red) akan dilanjutkan kembali. Untuk penyebab kebakaran, kami juga belum dapat memastikan. Kita tunggu sampai tim labfor selesai bekerja,” kata Kapoltabes Banda Aceh, KBP Drs Ilsaruddin, melalui Kasat Reskrim AKP Sudarmin SIK, kemarin siang.

Menurutnya, pihak kepolisian telah memeriksa enam saksi. Lima saksi di antaranya security yang berada di sana saat kejadian tersebut. Satu lagi dosen yang bekerja pada malam kejadian itu di lantai tiga biro rektor tersebut.

“Setelah kita minta keterangan, dosen tersebut langsung berangkat ke Belanda sekitar pukul 12.00 tadi (kemarin -red). Memang beliau mau ke Belanda dan ke beberapa negara lainnya, sebelum kebakaran itu,” kata Sudarmin. (yuh/sal/mir)

Sumber: Harian Serambi Indonesia

Iklan
One Comment leave one →
  1. syukriy permalink*
    September 12, 2008 7:37 pm

    Innalillahi wa’innailaihi raaji’un.
    Ini musibah yang besar bagi dunia pendidikan di Aceh. Berbagai arsip di kampus saya ini akhirnya lenyap menjadi debu, termasuk arsip terkait kepangkatan dosen dan dokumen-dokumen keuangan…
    Hanya Allah yang tahu mengapa, bagaimana, dan untuk apa musibah ini terjadi. Semoga memberi hikmah bagi kita semua. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: