Skip to content

Simposium Nasional Akuntansi (SNA) ke-12 Palembang

November 7, 2009

Simposium Nasional Akuntansi (SNA) ke-12 Palembang berakhir sudah. Penutupan event ini dilaksanakan pada hari Jumat, 6 November 2009. Ada beberapa hal penting yang patut dicatat dalam acara penutupan SNA kali ini, diantaranya:

  1. Pengumuman makalah terbaik (the best paper).
  2. Tuan rumah SNA ke-13 tahun 2010.
  3. Adanya door-price bagi pemakalah dan peserta.
  4. Pengakuan atas kesuksesan penyelenggaraan.

1. Makalah Terbaik SNA 12 Palembang

Para reviewer akhirnya menetapkan 4 (empat) makalah terbaik untuk masing-masing kategori, yakni auditing, keuangan dan pasar modal, sistem informasi akuntansi, dan kualitatif. Judul dan penulis keempat makalah terbaik tersebut adalah:

  • Further evidence of asymmetric price reaction from emerging capital market – Slamet Sugiri & Sumiyana (Universitas Gadjah Mada).
  • Faktor-faktor determinasi kualitas audit: suatu studi dengan pendekatan earnings surprise benchmark - Arie Wibowo & Hilda Rossieta (Universitas Indonesia).
  • Pengaruh kepuasan pengguna sistem informasi terhadap kinerja individu (studi empiris pada pengguna paket program aplikasi sistem informasi akuntansi di Indonesia - Istianingsih & Wiwik Utami (Universitas Mercu Buana).
  • Semiotika laba akuntansi: studi kritikal-posmodernis Derridean - Akhmad Riduwan, Iwan Triyuwono, Gugus Irianto, dan Unti Ludigdo (Universitas Brawijaya).

Yang menarik, meskipun tema yang diusung dalam SNA kali ini adalah ……., tidak ada makalah dari kelompok Akuntansi Sektor Publik (ASP) yang terpilih menjadi makalah terbaik. Saya mengira ada beberapa alasan mengapa hal ini terjadi dan bagaimana solusinya ke depan.

  • Kualitas malakah yang rendah.
  • Ide yang terlalu sederhana.
  • Masalah metodologi.

2. Tuan rumah SNA ke-13 tahun 2010.

Tuan rumah SNA ke 13 sudah diputuskan, yakni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah. Pengajuan calon tuan rumah (bidding) sepertinya tidak terlalu alot karena tidak banyak perguruan tinggi yang mencalonkan diri.

Dalam acara penutupan, rekan dari Unsoed memaparkan beberapa hal terkait kesiapan mereka menjadi penyelenggara. Mulai dari kesiapan tempat pelaksanaan dan daerah tujuan wisata yang ada. Yang menjadi sisi minus dari Unsoed adalah Purwokerto tidak memiliki bandar udara. Artinya, jika ke Purwokerto, kita harus melalui jalan darat dengan waktu tempuh lumayan lama dari 4 kota yang berdekatan dengan Purwokerto, yakni Jakarta, Jogjakarta, Semarang, dan Surabaya. Jika menggunakan kereta api, maka ada 3 alternatif, yakni:

  • Jakarta – Purwokerto: dengan kereta eksekutif dari Stasiun Gambir, waktu tempuh sekita 5-6 jam.
  • Jogjakarta – Purwokerto: dengan kereta eksekutif dari Stasiun Tugu, waktu tempuh sekita 3-4 jam.
  • Surabaya – Purwokerto: dengan kereta eksekutif dari Stasiun Gubeng, waktu tempuh sekita 8-9 jam.

Untuk memudahkan peserta, pemakalah, dan reviewer, panitia berjanji akan menyiapkan personil yang menunggu di ketiga stasiun tersebut.

Beberapa rekan akuntan pendidik mengharapkan SNA ke-13 nanti di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado. Salah satu alasannya adalah ingin berwisata ke Bunaken. Namun, Dr. Agus Tony Poputra dan Herman Karamoy dari Unsrat menyatakan mereka belum siap menjadi penyelenggara.

3. Adanya door-price bagi pemakalah dan peserta.

Pemberian door-price oleh panitia penyelenggaran cukup menghibur, terutama untuk meningkatkan keakraban sesama peserta dan pemakalah (reviewer tidak diberi door-price). Penerima door-price ternyata sangat banyak, merata dari semua daerah.Ini memang hal baru.

4. Pengakuan atas kesuksesan penyelenggaraan.

Peneyelenggaran SNA kali terbilang sukses. Beberapa hal yang menurut saya (selaku reviewer) sangat memuaskan adalah:

  • Akomodasi. Reviewer ditempatkan di hotel Jayakarta**** Jl. Jend. Sudirman. Hotel yang bagus dengan free-hotspot dan dekat dengan tempat membeli oleh-oleh.
  • Transportasi. Reviewer diantar-jemput panitia, dilaksanakan oleh mahasiswa jurusan akuntansi dengan menggunakan jaket almamater berwarna kuning. Mahasiswa yang ramah dan menyenangkan, meski sebenarnya mereka juga kelelahan karena harus stand-by di hotel.
  • Wisata.Kamis malam dilaksanakan wisata sungai Musi dengan menggunakan kapal “pseiar” milik Pemko Palembang. Selain suguhan makan malam, kita juga dijamu dengan durian yang enak.  Ternyata acara ini dihadiri pula oleh para sesepuh akuntan pendidik , yakni Prof. Zaki Baridwan dan Prof. Bambang Sudibyo (mantan Mendiknas).
  • Ruangan dan acara. Kesiapan ruangan dan materi cukup bagus. Untuk mengantisipasi kekurangan materi, panitia memberikan formulir untuk pemilihan kelas yang harus diisi oleh peserta di hari pertama (4 November 2009). Namun, banyak peserta yang tidak mengembalikan sehingga kasus kekurangan makalah masih terjadi, meski tidak banyak.
About these ads
8 Komentar leave one →
  1. Bpk saya mhswi pasca sarjana ilmu akuntansi . . Sy tertarik dgn judul bpk tentng perilaku oportunistik legisltif dalam penganggaran daerah. . Bpk sy mau menambah kan st variabel bebas lg yaitu besaran legislatur . . Bhn teori tentang legislatur size bs sy permalink
    November 10, 2009 7:48 pm

    Mhn penjelasan bpk

  2. November 11, 2009 8:23 am

    Besaran legislatur (legislature size) merupakan variabel independen yang digunakan oleh beberapa peneliti dalam meprediksi politik anggaran pemerintah.
    Blais et al (1993) menganalisis hubungan antara komposisi partai di pemerintahan dengan pengeluaran pemerintah. Mereka menemukan bahwa anggaran belanja pemerintah lebih besar ketika partai sayap kiri berkuasa dibanding dengan partai sayap kanan. Artinya, flatform partai yang berkuasa akan mempengaruhi kebijakan anggaran belanja.
    Hasil senada juga ditemukan Blais et al (1996) ketika memperluas analisis dengan melihat tingkat (level) dan perubahan (change) dalam belanja pemerintah dan memasukkan variabel baru, yakni hutang pemerintah.

    Sementara Hallerberg & Marier (2004) menyatakan bahwa institusi politik berperan besar dalam pengalokasian aggaran. Persoalan yang terjadi antara eksekutif dan legislatif mereka sebut the common pool resource (CPR) problem¸yakni masalah yang timbul karena adanya perbedaan cara pandang pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan keputusan alokasi atas outcome yang diharapkan dari pengalokasian tersebut.
    Ibrahim (1994) menemukan bahwa terdapat perbedaan dalam pengalokasian belanja di anggaran pemerintah daerah karena adanya perbedaan ideologi di antara partai yang terlibat dalam proses anggaran.
    Menurut Page et al. (1990), perubahan dalam partai mayoritas di representatives berpengaruh terhadap pengalokasian anggaran belanja, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
    Jika anda tertarik dengan artikel ini, saya akan uploadkan dan linknya akan saya tampilkan di blog ini.
    Terima kasih.

  3. November 11, 2009 4:00 pm

    Assalamualaiakum.

    Hallo Pak? Abis dr SNA, ketemu laginya ternyata di sini.. ^_^.

    Sy lagi cari2 referensi ttg akuntansi sektor publik khususnya ttg laporan keuangan pemerintah daerah.. eh, jd menjelajahi web Bpk dan menemukan banyak materi yg sangat2 menarik. Sangat lengkap & sangat membantu.

    Tks utk liputan ttg penutupan SNA ini. Sy yg ikut sampe akhir, jd tahu pemakalah terbaik dr sini.

    Utk SNA yad, boleh sy kutip tulisan dr sini ya utk sy infokan di weeb IAI.

    Salam,

    Elly

  4. November 11, 2009 5:15 pm

    Terima kasih atas kunjungannya ke blog ini, bu.
    Kalau mau diinfokan di web IAI, dengan senang hati dipersilahkan.

  5. Desember 25, 2009 1:50 am

    Salam kenal, Pak. Saya salah satu panitia SNA 13/pwt. Sampe jumpa tahun depan di unsoed. Insya Allah kami akan memberikan yg terbaik bagi kesuksesan acara tersebut.

  6. syukriy permalink*
    Desember 26, 2009 6:30 pm

    @Warsidi
    Salam kenal kembali, pak Warsidi.
    Saya sudah mengunjungi laman bapak (www.warsidi.com). Isinya bagus dan saya kira sangat membantu mahasiswa dan rekan dosen yang lain yang membutuhkan bahan kuliah.

    Mudah-mudahan bisa bertemu di Purwokerto, pak. Harapan kita semua, semakin lama penyelenggaraan SNA akan semakin baik dan memberikan kontribusi penting bagi perkembangan penelitian dan pendidikan akuntansi. Amin.

  7. Lantik Pujawati Samarana Lada permalink
    Januari 5, 2010 5:22 am

    Assalamu’alaikum Wr. Wbr.

    Saya ingin tahu Tema Simposium Nasional Akuntansi ke 13 di Unsoed Purwokerto. Terimakasih.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wbr.

  8. Februari 1, 2010 3:14 pm

    Halo pak,.. saya lagi cari jurnal sna 12 palembang, saat saya kunjungi webitenya ternyata sudah expired (sudah jadi parking domain).

    Kira2 dimana ya cari info lengkap sna 12? (daftar jurnal, klo boleh bisa didownload) :)
    ++++++++++++

    Sekalian tukaran ling klo boleh pak

    http://www.ekydakka.blogspot.com
    (jurnal ekonomi | SNA)

    Terima Kasih

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 84 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: